Senin, 13 Oktober 2014

Algoritma PERHITUNGAN_LAMA_PERJALANAN_2



Program PERHITUNGAN_LAMA_PERJALANAN_2
{Menghitung lama perjalanan melalui selisih antara waktu keberangkatan dan kedatangan}

DEKLARASI :
type waktu : record
            < jam        : integer
                menit    : integer
                detik      : integer >

jam_brkt     : waktu
jam_dtg       : waktu
sel_waktu   : waktu
pinjam          : waktu

ALGORITMA :
READ(jam_brkt.jam, jam_brkt.menit, jam_brkt.detik)
READ(jam_dtg.jam, jam_dtg.menit, jam_dtg.detik)

IF (jam_dtg.detik < jam_brkt.detik) THEN
            pinjam.menit = jam_dtg.menit – 1
            pinjam.detik = jam_dtg.detik + 60
            sel_waktu.detik = pinjam.detik - jam_brkt.detik
ELSE
            pinjam.menit = jam_dtg.menit
            sel_waktu.detik = jam_dtg.detik - jam_brkt.detik
END IF

IF  (pinjam.menit < jam_brkt.menit) THEN
pinjam.jam = jam_dtg.jam - 1
pinjam.menit = pinjam.menit + 60
            sel_waktu.menit = pinjam.menit - jam_brkt.menit
ELSE
            pinjam.jam = jam_dtg.jam
            sel_waktu.menit = pinjam.menit - jam_brkt.menit
END IF

IF (pinjam.jam < jam_brkt.jam) THEN
            sel_waktu.jam = (pinjam.jam + 24) - jam_brkt.jam
ELSE
            sel_waktu.jam = pinjam.jam - jam_brkt.jam
END IF

WRITELN(“-----------------------------------“)
WRITELN(“Perhitungan Lama Perjalanan”)
WRITELN(“-----------------------------------“)
WRITELN(“Waktu Keberangkatan”)
WRITELN(“Jam : “, jam_brkt.jam)
WRITELN(“Menit : “, jam_brkt.menit)
WRITELN(“Detik : “, jam_brkt.detik)
WRITELN(“-----------------------------------“)
WRITELN(“Waktu Kedatangan”)
WRITELN(“Jam : “, jam_dtg.jam)
WRITELN(“Menit : “, jam_dtg.menit)
WRITELN(“Detik : “, jam_dtg.detik)
WRITELN(“-----------------------------------“)
WRITELN(“Lama Waktu Perjalanan”)
WRITELN(“Jam : “, sel_waktu.jam)
WRITELN(“Menit : “, sel_waktu.menit)
WRITELN(“Detik : “, sel_waktu.detik)
WRITE(“-----------------------------------“)

















/*Program PERHITUNGAN_LAMA_PERJALANAN_2

 Menghitung lama perjalanan melalui selisih antara waktu
 keberangkatan dan kedatangan*/

#include<iostream.h>
#include<conio.h>

void main()
{
struct waktu
        {  int jam;
            int menit;
            int detik;  };

waktu jam_brkt;
waktu jam_dtg;
waktu sel_waktu;
waktu pinjam;

cout<<"Masukkan Waktu Keberangkatan (Jam) = ";cin>>jam_brkt.jam;
cout<<"Masukkan Waktu Keberangkatan (Menit) = ";cin>>jam_brkt.menit;
cout<<"Masukkan Waktu Keberangkatan (Detik) = ";cin>>jam_brkt.detik;
cout<<"--------------------------------------- \n";
cout<<"Masukkan Waktu Kedatangan (Jam) = ";cin>>jam_dtg.jam;
cout<<"Masukkan Waktu Kedatangan (Menit) = ";cin>>jam_dtg.menit;
cout<<"Masukkan Waktu Kedatangan (Detik) = ";cin>>jam_dtg.detik;

if(jam_dtg.detik < jam_brkt.detik)
                {pinjam.menit = jam_dtg.menit - 1;
                 pinjam.detik = jam_dtg.detik + 60;
                 sel_waktu.detik = pinjam.detik - jam_brkt.detik;}
else
                {pinjam.menit = jam_dtg.menit;
                 sel_waktu.detik = jam_dtg.detik - jam_brkt.detik;}

if(pinjam.menit < jam_brkt.menit)
                {pinjam.jam = jam_dtg.jam - 1;
                 pinjam.menit = pinjam.menit + 60;
                 sel_waktu.menit = pinjam.menit - jam_brkt.menit;}
else
                {pinjam.jam = jam_dtg.jam;
                 sel_waktu.menit = pinjam.menit - jam_brkt.menit;}

if(pinjam.jam < jam_brkt.jam)
                {sel_waktu.jam = (pinjam.jam + 24) - jam_brkt.jam;}
else
                {sel_waktu.jam = pinjam.jam - jam_brkt.jam;}

cout<<endl;
cout<<"----------------------------------- \n";
cout<<"Perhitungan Lama Perjalanan \n";
cout<<"----------------------------------- \n";
cout<<"Waktu Keberangkatan \n";
cout<<"Jam : "<<jam_brkt.jam<<endl;
cout<<"Menit : "<<jam_brkt.menit<<endl;
cout<<"Detik : "<<jam_brkt.detik<<endl;
cout<<"----------------------------------- \n";
cout<<"Waktu Kedatangan \n";
cout<<"Jam : "<<jam_dtg.jam<<endl;
cout<<"Menit : "<<jam_dtg.menit<<endl;
cout<<"Detik : "<<jam_dtg.detik<<endl;
cout<<"----------------------------------- \n";
cout<<"Lama Waktu Perjalanan \n";
cout<<"Jam : "<<sel_waktu.jam<<endl;
cout<<"Menit : "<<sel_waktu.menit<<endl;
cout<<"Detik : "<<sel_waktu.detik<<endl;
cout<<"-----------------------------------";
getch();
}
 

ALGORITMA PENGULANGAN ~ Teknik Informatika



1.            1   6   11
                2   7   12
                3   8   13
                4   9   14
                5   10 15

2.            1       2       3       4      5
                6       7      8       9
                10    11    12
                13    14
                15

3.            1
                2      6
                3      7    10
                4      8    11    13
                5      9    12    14    15

4.            1
                2      3
                4      5     6
                7      8     9      10
                11   12    13    14     15



1.            N ← 1
                for   i   1 to 5 do
                        for   j   ← 1 to 3 do
                               write (N, " ")
                               N ← N + 5
                         endfor
                      writeln
                endfor

2.            N ← 1
                for   i   1 to 5 do
                        for   j   ← 1 to (6 - i) do
                              write (N, " ")
                              N ← N + 1
                        endfor
                      writeln
                endfor

3.            N ← 1
                for   i     1 to 5 do
                        N ← 1
                        for   j     1 to (1 + i) do
                              write (N, " ")
                              N ← N + (5 - j)
                        endfor
                    writeln
                endfor
                             
4.            N ← 1
                for    i     1 to 5 do
                       for   j      1 to  i do
                               write (N, " ")
                               N ← N + 1
                               writeln
                       endfor
                    writeln
                endfor

Lirik Lagu

Bintang malam katakan (sampaikan) padanya
Aku ingin melukis sinarmu di hatinya
Embun pagi katakan padanya
Biar ku dekap erat waktu dingin membelenggunya
Tahukah engkau wahai langit
Aku ingin bertemu membelai wajahnya
Kan ku pasang hiasan angkasa yang terindah
Hanya untuk dirinya
Lagu rindu ini kuciptakan
Hanya untuk bidadari hatiku tercinta
Walau hanya nada sederhana
Ijinkan ku ungkap segenap rasa dan kerinduan

Lirik CHRISYE - Lirih

Kini tlah kusadari, dirimu tlah jauh dari sisi
kutau tak mungkin kembali kuraih, semua hanya mimpi
ingin ku coba lagi, mengulang yang telah terjadi
tetapi semua sudah tak berarti, kau tinggal pergi
Adakah kau mengerti kasih, rindu hati ini
tanpa kau disisi
mungkin kah kau percaya kasih, bahwa diri ini
inging memiliki lagi
kusadari kembaliuntuk, ternyata semua khayal diri
kini kutau tak mungkin ada waktu, untuk mencintaimu lagi
mungkinkah kau percaya kasih, bahwa diri ini
ingin memiliki lagi
mungkinkah kau percaya kasih, bahwa diri ini
ingin memiliki
lagi...

Sabtu, 21 Juni 2014

Kekurangan hormon Oksitosin membuat seseorang cenderung akan melakukan perselingkuhan.

Kekurangan hormon
Oksitosin membuat
seseorang cenderung akan
melakukan perselingkuhan.

Dari kutipan diatas, apa sih hormon oksitosin itu? Bagaimana cara meningkatkan hormon tersebut agar tidak cenderung selingkuh? Mari kita kupas dibawah ini.

Apa itu hormon oksitosin?
Oksitosin atau Hormon Cinta adalah hormon yang membantu seseorang untuk rileks. Kadar oksitosin yang meningkat juga berhubungan dengan peningkatan kepercayaan dalam hubungan dan ikatan dengan pasangan Anda.
Oksitosin adalah hormon yang memiliki efek neurohypophysial antianxiety yang membantu dalam relaksasi dan mengurangi tekanan darah. Hal ini meningkatkan ambang nyeri, dan juga meningkatkan pertumbuhan dan penyembuhan. Ini membantu dalam interaksi sosial dan menggabungkan kepercayaan dalam hubungan. Hormon dilepaskan dengan sejumlah rangsangan sensorik seperti sentuhan, penciuman dan suara. Faktor fisiologis seperti berbuat baik untuk orang lain juga dapat menyebabkan kenaikan tingkat oksitosin.


Bagaimana cara meningkatkan hormon tersebut agar tidak cenderung selingkuh?
Memeluk dan Memegang Tangan
Pasangan bisa menyalakan tingkat oksitosin mereka dengan memeluk, mengalungkan lengan, atau berpegangan tangan. Pelepasan hormon rasa senang ini melonjak setiap kali kontak intim dilakukan. Hal ini tidak hanya membantu dalam menenangkan seseorang tetapi juga membantu merekatkan ikatan dengan orang yang Anda cintai.

Pemijatan
Kita tahu sentuhan meningkatkan tingkat oksitosin, dan cara yang santai untuk melakukannya adalah dengan mendapatkan pijatan baik. Tidak hanya menenangkan pikiran dan tubuh, tetapi juga membantu dalam melepaskan semua stres yang berlebihan.

Bercinta
Tips ini khusus bagi mereka yang telah menikah. Para peneliti telah menemukan bahwa ada dorongan yang signifikan dalam tingkat oksitosin ketika seseorang mengalami orgasme. Selain itu, ditemukan bahwa ketika seseorang secara fisik berhubungan intim dengan orang yang dia cintai, tingkat oksitosin yang dilepaskan selama hubungan seks jauh lebih meningkat drastis.

Melamun
Ini bukan hanya kontak fisik yang memiliki efek pada kadar oksitosin. Para peneliti di University of North Carolina menemukan bahwa perempuan menikah yang berpikir tentang suami mereka, mengeluarkan dosis cepat oksitosin.

Melakukan Kegiatan Menyenangkan
Melakukan apa yang Anda cintai, apakah itu rekreasi dengan pasangan Anda atau bernyanyi karaoke, bisa memicu tingkatan oksitosin. Bahkan aktivitas mendebarkan seperti bungee jumping, atau roller coaster dengan pasangan Anda dapat meningkatkan tingkat hormon dan membantu dalam membangun ikatan sangat kuat.

Berolahraga
Jalan santai, berenang dan kegiatan fisik lainnya bekerja dengan baik untuk meningkatkan tingkat oksitosin dalam tubuh. Yoga juga merupakan cara terbaik untuk meningkatkan oksitosin. Tentu saja, Anda tidak perlu berdiri terbalik untuk melakukannya, tetapi meditasi sederhana dan latihan pernapasan seperti Pranayama. dapat membantu Anda mencapai hasil yang sama juga.

Bermain dengan Hewan Piaraan
Setiap pemilik hewan peliharaan tahu bagaimana bermain dan membelai anjing atau kucing dapat membuat merasa tenang dan santai. Sekarang, ada alasan untuk itu. Menyentuh hewan peliharaan Anda, membelai bulu mereka dan menyayangi dapat memicu kadar oksitosin.

Berbuat Baik
Berbuat baik, beramal, menolong atau memberi hadiah anggota keluarga, teman-teman, atau orang lain dapat meningkatkan tingkat oksitosin dan membuat Anda merasa benar-benar nyaman. Kadang-kadang, bahkan menelepon atau bersms dengan teman-teman Anda dan berbicara dengan mereka membantu dalam melepaskan oksitosin.

Kegiatan Akrab
Bau kue dipanggang, mendengarkan kicau burung di pagi hari, atau menonton matahari terbenam dengan keluarga Anda adalah beberapa kegiatan yang akrab, suara dan bau membantu dalam meningkatkan tingkat oksitosin. Pikiran-pikiran dan kenangan menghibur menenangkan pikiran dan membantu dalam menjauhkan Anda dari stres.

Sosial Media
Anda mungkin mengatakan, Facebook dan Twitter telah membuat kecanduan, tetapi para peneliti yang telah mempelajari efek dari Facebook dan Twitter pada orang telah menemukan tingkat oksitosin mereka menjadi cukup tinggi. Interaksi dengan orang-orang sering kali merupakan cara untuk melepaskan hormon cinta. Interaksi melalui media sosial juga membantu dalam melepaskan oksitosin.

Faktor-faktor lain, seperti mendengarkan musik dan makan makanan yang bergizi juga membantu dalam meningkatkan tingkat oksitosin. Bentuk kontak seperti membelai, mencium atau memeluk juga dapat meningkatkan tingkat oksitosin. Tidak hanya terbatas pada pasangan saja. Ibu atau ayah ketika memeluk bayi mereka dapat meningkatkan tingkat oksitosin mereka. Selain membawa orang menjadi lebih dekat dan memperkuat hubungan, kadar oksitosin yang tinggi mampu mengurangi tingkat hormon stres dan menurunkan tingkat tekanan darah tinggi. Jadi, gunakan tips sederhana cara meningkatkan kadar hormon oksitosin diatas untuk menjaga tingkat oksitosin yang tinggi, sehingga Anda merasa lebih tenang dan lebih mudah bersosialisasi.