Kamis, 20 Juni 2013

praktikum Penentuan Kadar Asam Cuka Perdagangan



A.    Judul
Penentuan Kadar Asam Cuka Perdagangan
B.     Dasar Teori
Acidimetri dan alkalimetri adalah analisis kuantitatif volumetri berdasarkan reaksi netralisasi. Acidimetri adalah reaksi netralisasi (titrasi) larutan basa dengan larutan standar asam. Alkalimetri adalah reaksi netralisasi (titrasi) larutan asam dengan larutan standar basa. Jadi, keduanya dibedakan pada larutan standarnya.
Penentuan kadar CH3COOH dalam asam cuka perdagangan cara alkarimetri ini menggunakan larutan NaOH sebagai larutan standar nbasa/titrasi basa. Pada titrasi asam asetat dengan NaOH sebagai larutan standar akan dihasilkan garam yang berasal dari asam lemah dan basa kuat, dengan persamaan sebagai berikut.
NaOH (aq)  + CH3COOH (aq) ⎯⎯→   CH3COONa(aq)  + H2O(l)
Berbagai merek asam cuka tersedia di pasar. Rata-rata mencantumkan kadar 25% pada labelnya. Pada praktikum ini akan dilakukan percobaan untuk menyelidiki kebenaran label tersebut dengan menggunakan titrasi alkalimetri. Perlu kita perhatikan bahwa dalam titrasi digunakan larutan yang relatif encer. Oleh karena itu, asam cuka perdagangan harus kita encerkan. Jika tidak diencerkan maka akan memerlukan larutan NaOH yang terlalu banyak. Hal ini selain tidak praktis, juga tidak mempunyai ketelitian yang baik.
C.    Alat dan Bahan
No.
Nama Alat
Ukuran
Jumlah
 1.
Buret
50 mL
1 buah
2.
Erlenmeyer
250 mL
3 buah
3.
Gelas beker
250 mL
1 buah
4.
Gelas ukur
50 mL
1 buah
5.
Pipet tetes
-
1 buah
6.
Corong
-
1 buah
7.
Klem dan statif
-
1 buah
8.
Pipet gondok
10 mL
1 buah
9.
Labu ukur
100 mL
1 buah
10.
Botol semprot
-
1 buah

No
Nama Bahan
Jumlah
1.
Larutan NaOH 0,1 M
150 mL
2.
Asam cuka perdag.
30 mL
3.
Indikator PP
3 tetes
4.
Akuades
1 liter
D.    Cara Kerja
1.         Buatlah larutan NaOH 0,1 M sebanyak 100 mL dengan menggunakan labu ukur.
2.         Isi buret dengan larutan NaOH 0,1 M hingga garis 0 mL .
3.         Ambil 5 mL asam cuka perdagangan, lalu encerkan sampai volume 100 mL dalam labu ukur.
4.         Masukkan 10 mL larutan asam cuka yang telah diencerkan ke dalam erlenmeyer, kemudian tetesi dengan indikator PP sebanyak 3 tetes.
5.         Tetesi larutan asam cuka dengan larutan NaOH 0,1  M. Penetesan harus dilakukan secara hati-hati dan labu erlenmeyer terus-menerus digoncangkan. Penetesan dihentikan saat terjadi perubahan warna yang tetap, yaitu menjadi merah muda.
6.         Hitung volume NaOH 0,1  M yang digunakan.
7.         Ulangi prosedur di atas hingga diperoleh tiga data yang hampir sama.
8.         Hitunglah kadar asam cuka perdagangan tersebut.
E.     Data Pengamatan
No.
Volume NaOH 0,1 M yang telah digunakan
1.
23 mL
2.
12 mL
3.
15 mL
F.     Analisis Data
1.                   Tentukan volume rerata larutan NaOH 0,1 M yang digunakan.
2.                   Tentukan jumlah mol NaOH yang digunakan.
3.                   Tentukan jumlah mol asam cuka  berdasarkan perbandingan koefisien reaksi.
NaOH(aq)  + CH3COOH (aq) ⎯⎯→   CH3COONa(aq)  + H2O(l)
4.                   Tentukan kadar asam cuka perdagangan tersebut (ρ asam cuka = 1,05 g/mL).
5.                   Bandingkan kadar asam cuka yang Anda hitung dengan kadar asam cuka yangtertera dalam label.
G.    Jawaban Analisis Data
1.      Tentukan volume rerata larutan NaOH 0,1 M yang digunakan.
Vrata =  23 mL + 12 mL + 15 mL
                              3
         = 50
             3
          = 16,7 mL = 17 mL

2.      Tentukan jumlah mol NaOH yang digunakan.
n = M x V
   = 0,1 x 0,005
   = 0,005 mol
ü Mengencerkan cuka dalam botol
V1 = 5 mL                 M1 = ....
V2 = 100 mL             M2 = ...
ü Menitrasi NaOH dengan cuka
V2 = 10 mL                           M2 = ...
V3 NaOH = 17 mL               M3 = 0,1 M
V2 x M2 = V3 x M3
10  x M2 = 17 x 0,1
         M2 = 17 x 0,1
                       10
               = 0,17 M
ü Menentukan molaritas cuka dalam botol
V1 x M1 = V2 x M2
5    x M1 = 100 x 0,17
         M1 = 100 x 0,17
                         5
               = 3,4 M
ü Menentukan kadar asam cuka
gram asam cuka dalam 1 L = 1000 mL
    gr = M x Mr x L
        = 3,4 x 60 x 1
        = 204 gr   L    =  0,204 gr   mL
% kadar = CH3COOH perhitungan    x 100 %
                    CH3COOH diketahui
                 = 0,204 x 100 %
                    1,05
                  = 19,4 %
H.    Kesimpulan
Kadar yang tertera di botol merk DIXI yaitu 25% tidak sepenuhnya dari kelompok kami menghitung hanya 19,4%.
HCl dan PP dicampur dengan NaOH akan berubah warna menjadi merah muda (pink).

      

 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar